Daerah  

Akan Dibuka Kembali, Bupati Pamekasan Pantau Kesiapan Stasiun Eks PJKA untuk PKL

Bupati Pamekasan, Kholilurrahman memantau area stasiun eks PJKA, Minggu (20/04/2025).

RETORIK.ID, Pamekasan – Bupati Pamekasan, Kholilurrahman memantau langsung area stasiun eks PJKA yang berlokasi di Jalan Trunojoyo, pada Minggu 20 April 2025. Pemantauan itu dilakukan menyusul rencana akan dioperasikannya kembali area tersebut untuk pedagang kaki lima (PKL) yang ditutup sementara sejak beberapa waktu yang lalu, lantaran adanya dugaan pelanggaran norma sosial dan norma agama oleh pedagang.

“Peninjauan ini untuk mengetahui kesiapan kita tindak lanjuti atas silaturrahmi yang digagas oleh kedua kelompok pedagang. Tahapan tahapan yang bisa dilakukan adalah mengundang mereka untuk MoU,” kata Bupati Kholilurrahman.

Bupati Kholilurrahman akan menegaskan atas dugaan beberapa cafe yang bergeser lebih maju ke depan dan cafe yang ditutup pada bagian belakang. Pihaknya akan menata ulang PKL yang merusak pemandangan. Mengingat, stasiun eks PJKA itu menjadi salah satu wajah Pamekasan yang harus dijaga keasrian.

“Saya berharap seminggu lagi sudah bisa dibuka lagi dan bisa ditempati. Tetapi, kita tidak berani menyebutkan deadline, khawatir ada hambatan baru,” tandasnya.

Dia berharap, pedagang sama sama memiliki rasa tanggungjawab menjaga dan merawat stasiun eks PJKA sebagai wajah Pamekasan. Sehingga, apabila ada masyarakat luar daerah berkunjung ke daerahnya dengan melihat area tersebut tidak terawat, mereka akan enggan untuk berkunjung.

Selain itu, Bupati juga berencana menertibkan area taman di sebelah barat jalan serta penggunaan trotoar yang dinilai belum sesuai fungsi.

Diketahui, dalam pemantauan ini Bupati didampingi oleh Sekda, Masrukin, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang juga menjabat Plt. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Taufikurrachman, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Naker, Muttaqin, Kepala Dinas Perhubungan, Ajib Abdullah, Kepala Satpol PP dan Damkar, Mohammad Yusuf Wibiseno, Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah, Akmalul Firdaus, dan Camat Pamekasan, Rahmat Suroso.