RETORIK.ID, Pamekasan – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pamekasan melaksanakan kegiatan penyematan kenaikan pangkat kepada 14 orang pegawai. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Pamekasan, Kusnan.
Kenaikan pangkat tersebut diberikan setelah para pegawai dinyatakan lulus dalam Ujian Penyetaraan Kenaikan Pangkat (UPKP) dengan menggunakan ijazah Strata 1 (S1). Hal ini menjadi bukti komitmen pegawai dalam meningkatkan kompetensi dan kapasitas diri demi mendukung kinerja organisasi yang semakin profesional.
Adapun tiga pegawai yang memperoleh kenaikan pangkat dari Golongan II/C menjadi Golongan III/A yakni Anang Nugroho, Intan Restu Sahadina, dan Indra Kurniawan.
Sementara itu, sebelas pegawai lainnya yang menerima kenaikan pangkat dari Golongan II/B ke Golongan III/A adalah Redina Elfariati Pramudya, Dyo Agung Purnomo, Igusty Ananda Putra, Rico Prisfanto, Satria Cahya Fikaputra, Moh. Mujiburrahman Alamsyah, Ilham Mondzir Fathony, Bondan Kurdi Aji Maulana, Moh. Al-Ansori Gunawan Syukur, Febrian Hari Wibisono, dan David Pebrianto Ramadhan.
Kalapas Narkotika Pamekasan, Kusnan, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi para pegawai yang telah berhasil meningkatkan kualifikasi pendidikan dan lulus UPKP.
“Kenaikan pangkat ini bukan hanya bentuk penghargaan atas capaian administrasi dan akademik, tetapi juga menjadi amanah untuk meningkatkan integritas, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat. Saya berharap seluruh pegawai yang hari ini menerima kenaikan pangkat dapat menjadi contoh dan motivasi bagi rekan-rekan lainnya untuk terus berkembang,” ujar Kusnan.
Beliau juga menegaskan bahwa peningkatan kompetensi sumber daya manusia merupakan salah satu kunci dalam mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang semakin baik, bersih, dan melayani.
Kegiatan penyematan berlangsung lancar dan penuh rasa bangga, sekaligus menjadi momentum penyemangat bagi seluruh jajaran Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan untuk terus berkontribusi secara optimal dalam pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.












