Polisi Bersama Tim Gabungan Lakukan Pencarian Nelayan Hilang di Pamekasan

Polisi dan tim gabungan terus melakukan pencarian seorang nelayan yang hilang saat melaut.

RETORIK.ID, Pamekasan – Seorang nelayan asal Kabupaten Pamekasan dilaporkan hilang saat melaut di perairan Kecamatan Pasean, Selasa (14/7/2026). Hingga kini, tim gabungan masih melakukan upaya pencarian terhadap korban yang diketahui bernama Moh. Romli (27).

Kapolres Pamekasan melalui Kasi Humas Polres Pamekasan, IPDA Yoni Evan Pratama, membenarkan adanya insiden kecelakaan laut (laka laut) tersebut. Menurutnya, laporan resmi dari pihak keluarga diterima polisi sekitar pukul 08.35 WIB.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban bersama empat orang rekannya yang merupakan anak buah kapal (ABK) berangkat melaut sekitar pukul 01.00 WIB menggunakan sebuah perahu untuk mencari ikan sekaligus memasang alat tangkap berupa bubu kepiting.

Sekitar pukul 07.00 WIB, rekan-rekan korban menyadari Moh. Romli sudah tidak berada di atas perahu. Setelah dilakukan pencarian awal di sekitar lokasi, korban tidak ditemukan sehingga keluarga segera diberi kabar. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Polres Pamekasan langsung berkoordinasi dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Pamekasan serta perangkat desa setempat untuk melakukan upaya pencarian.

“Saat ini satu orang korban, Moh. Romli, masih dalam status pencarian. Tim gabungan dari BPBD Pamekasan, personel kepolisian, serta dibantu perangkat desa telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen atau kaji cepat situasi dan koordinasi intensif di lapangan,” ujar IPDA Yoni Evan Pratama.

Hingga pukul 13.35 WIB, kondisi cuaca di perairan Pasean dilaporkan cerah sehingga mendukung proses pencarian. Situasi keamanan di lokasi juga terpantau aman dan kondusif.

Polres Pamekasan mengimbau para nelayan dan masyarakat pesisir yang beraktivitas di sekitar perairan Pasean agar meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat juga diminta segera melapor kepada petugas apabila memperoleh informasi atau menemukan tanda-tanda yang berkaitan dengan keberadaan korban.

Tim gabungan menegaskan pencarian akan terus dilakukan secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh personel yang bertugas di lapangan.