Daerah  

KPU Pamekasan Gelar FGD Sekaligus Penganugerahan Cipta Maskot dan Jingle

RETORIK.ID, Pamekasan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pamekasan menggelar Focus Group Discussion (FGD) sekaligus memberikan penganugerahan bagi para pemenang sayembara Maskot dan Jingle, Rabu (29/5/2024) di Hotel Azana Style.

Ketua KPU Pamekasan, Mohammad Halili mengatakan, cipta Maskot dan Jingle diadakan dalam rangka memberikan citra aura positif untuk kesuksesan Pilkada Pamekasan 2024.

“Jadi masyarakat nanti biar tau ikon Pilkada Pamekasan yang punya selogan Pamekasan bersahabat. Tentu harapan kita nanti, dari semua tahapan hingga pasca tahapan tidak ada persoalan-persoalan yang terjadi. Semoga kita semua tetap bersahabat,” terang Halili dalam sambutannya.

Diketahui, peserta sayembara cipta Maskot dan Jingle ini, tidak hanya diikuti oleh masyarakat Pamekasan saja, melainkan juga terbuka untuk masyarakat di seluruh Indonesia.

“Untuk sayembara cipta Maskot diikuti oleh 47 peserta. Sementara Jingle, diikuti oleh 17 peserta,” ungkap Halili.

Karya Maskot dan Jingle yang terpilih, kata Halili, akan dipakai disetiap event atau acara KPU seperti di PPK, PPS, dan KPPS.

“InsyaAllah Maskot terpilih, Jingle terpilih, akan kami perkenalkan nanti pada acara soft launching dan grand launching tanggal 8-9 Juni 2024,” tuturnya.

Halili mengajak kepada seluruh masyarakat Kabupaten Pamekasan untuk bersama dengan KPU menyukseskan penyelenggaraan Pilkada 2024.

“Kami meminta dukungan dan doa kepada seluruh masyarakat Pamekasan demi lancarnya pelaksanaan tahapan Pilkada 2024 ini. Semoga Pamekasan tetap adem, kondusif, tentram. Semoga pemilih, para calon, tim kampanye, dan juga penyelenggara semoga semuanya aman dan damai,” pungkasnya.

Sementara itu, Pj Bupati Pamekasan Masrukin menyampaikan apresiasinya terhadap sayembara Maskot dan Jingle ini. Pihaknya menilai, sayembara tersebut bisa menjadi pendorong tumbuhnya partisipasi masyarakat khususnya bagi para pemilih pemula dalam melaksanakan Pilkada 2024.

“Dalam sistem pemerintahan yang demokratis, partisipasi masyarakat merupakan faktor yang paling penting dalam proses pemilihan kepala daerah khususnya di Kabupaten Pamekasan,” ujar PJ Bupati Pamekasan Masrukin melalui Kabid Bakesbangpol, Mahmudah.

Pemilih pemula kata Masrukin, harus dirangsang minatnya agar peduli pada situasi politik di tengah kehidupannya. Sebab, pemilih pemula sangat berpotensi menentukan baik buruknya iklim demokrasi.

“Suara mereka sangat diperhitungkan sebagai masa depan bangsa. Tentunya menjadi tanggungjawab kita semua untuk menyentuh keseluruhan pemilih pemula dalam pembinaan, pendidikan, dan pembangunan politik untuk menyukseskan Pilkada 2024 di Pamekasan ini,” tandasnya.

Print Friendly, PDF & Email