Daerah  

Lapas Narkotika Pamekasan Kedatangan Subdirektorat Ditjenpas Pantau Kunjungan Khusus Idul Fitri

Sumber Foto : Humas Lapas Narkotika Pamekasan

RETORIK.ID, Pamekasan – Memasuki Hari kedua Kunjungan Lebaran, Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan kedatangan Kepala Subdirektorat Penindakan dan Penanggulangan Ditjenpas, Sohibur Rachman.

Kedatangan beliau untuk memantau langsung Pelaksanaan Pelayanan Kunjungan Khusus Hari Raya Idul Fitri dan sekaligus bernostalgia di Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Kanwil Kemenkumham Jatim, Minggu (24/04/2023).

Didampingi Plt. Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Kanwil Kemenkumham Jatim, Eddy Junaedi bersama Pejabat Struktural Kepala Subdirektorat Penindakan dan Penanggulangan Ditjenpas, Sohibur Rachman menyempatkan diri berinteraksi dengan para pengunjung dan para WBP yang sedang mendapatkan kunjungan dari pihak keluarganya.

Plt. Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan Kanwil Kemenkumham Jatim, Eddy Junaedi menjelaskan bahwa pengunjung yang datang kebanyakan menggunakan kendaraan pribadi dan di periksa sesuai SOP.

“Untuk kunjungan lebaran hari kedua ini berdasarkan data dilapangan kebanyakan pengunjung yang datang dari daerah Surabaya dan sekitarnya. Kita tetap berkomitmen penuh memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Mudah-mudahan apa yang telah dilakukan dapat menjadi amal ibadah di mata Allah SWT,” katanya.

Sementara itu, Kepala Subdirektorat Penindakan dan Penanggulangan Ditjenpas, Sohibur Rachman mengatakan bahwa para petugas Pemasyarakatan (Abdi Negara) merupakan panggilan hati.

“Semua itu harus dilakukan dari hati. Sebagai Abdi Negara, para petugas Pemasyarakatan harus memiliki tanggungjawab besar, bukan hanya menjaga keamanan tapi juga mengajak mereka (Narapidana), ke arah yang lebih baik. Semua punya kesempatan, saya yakin itu. Jadi seorang Abdi Negara itu adalah panggilan hati,” ujarnya.

Lebih lanjut lagi, Sohibur Rachman mengatakan bahwa para petugas Pemasyarakatan untuk melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab, sepenuh hati dan berintegritas sesuai dengan 3 kunci Pemasyarakatan Maju yaitu deteksi dini gangguan kamtib, berantas narkoba, hingga melakukan sinergi dengan Aparat Penegak Hukum.

“Selain itu seluruh jajaran juga harus terus gencar melaksanakan Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di lingkungan Lapas,” tegasnya.

Print Friendly, PDF & Email