Tips Atau Cara Menulis Novel Bagi Pemula

Novel merupakan karya sastra yang ditulis untuk mengungkapkan perasaan dan pikiran melalui rangkaian kata sehingga menjadi karya yang indah, menarik, dan juga memberikan hiburan kepada pembacanya. Selain untuk menghibur pembaca, novel juga mempunyai fungsi sosial seperti dapat melatih empati kita.

Dengan membaca novel, kita dapat melihat apa pandangan orang terhadap situasi tertentu, bagaimana rasanya berada diposisi orang lain, dan apa yang ia pikirkan jika berada dalam situasi yang mungkin tidak pernah terbayang ada dipikiran atau posisi kita. Semua hal tersebut dapat kita rasakan melalui penuturan tokoh yang ada di novel.

Menulis novel tidaklah sulit seperti yang kita bayangkan asalkan ada niat untuk menggeluti dunia kepenulisan khususnya membaca. Karena ketika kita hendak menulis, pastinya kita harus banyak membaca untuk mengetahui bagaimana cara atau tips penulisan novel yang baik dan benar.

Selain itu, tidak sedikit pula orang-orang sulit untuk memulai menulis padahal ide sudah ada. Tinggal bagaimana cara menuangkannya dalam bentuk tulisan. Berikut adalah tips atau cara mudah dalam menulis novel bagi pemula.

1. Tentukan Genre
Sebenarnya genre juga berpengaruh besar terhadap tulisan kita nantinya. Karena semakin kita menyukai suatu genre, semakin mudah nantinya kita dalam hal menulis. Sebaliknya, jika kita tidak menyukai genre dari apa yang akan kita tulis, pastinya kita akan kesusahan dan tidak enjoy pula dalam menulis. Kita bisa menggunakan genre sesuai dengan apa yang kita sukai, berdasarkan genre yang sering kita baca, dan bisa juga disesuaikan dengan target pembaca yang akan dituju. Misalkan, penulis ingin menuliskan cerita pengalaman pribadinya semasa SMA, paling tidak target yang di tuju yaitu usia 17 tahun keatas. Jadi, penulis bisa membuat cerita dengan bergenre fiksi remaja.

2. Menentukan Ide
Setelah menentukan target pembaca dari tulisan kalian, selanjutnya yaitu menentukan ide. Ide merupakan gambaran umum tentang cerita yang ingin ditulis. Rasanya tidak mungkin bukan seorang penulis akan menulis karyanya tanpa menggunakan ide? Bedanya ada mereka (para penulis) yang masih harus menulis ide mereka pada catatan kecil (note), dan ada juga yang langsung mereka tuangkan pada karyanya. Ide bisa muncul kapan saja dan dimana saja. Bisa saja saat kita jalan-jalan, menonton film, atau bahkan melihat hal-hal kecil disekitar kita juga akan bisa menjadi inspirasi untuk kalian memulai menulis. Jadi, disarankan untuk membawa buku catatan (note) atau handphone dalam setiap kegiatan kita, agar bisa menuliskan ide kapan saja, karena kita tidak akan tahu kapan ide bagus tersebut akan muncul.

3. Menentukan Outline
Kegunaan dari outline sendiri yaitu untuk mempermudah penulis dalam menulis karya mereka. Agar jika suatu saat ada fase dimana penulis ingin vakum atau beristirahat sementara dari kegiatan menulisnya, mereka tidak akan lupa dengan alur dari cerita yang mereka buat. Di outline kita bisa menuliskan juga secara lengkap mengenai tokoh, karakter tokoh, alur, plot twist, klimaks, serta ending dari cerita yang dibuat.

4. Mulai Menulis
Terkadang terlalu banyak rencana tidak baik juga karena belum tentu niat kita dalam menulis akan terus ada. Mulailah menulis dengan kemampuan yang kalian bisa. Menulis dengan mengeksplorasi gaya bahasa kalian dari waktu ke waktu. Tidak perlu menunggu kalian pandai merangkai kata untuk menulis. Tapi mulailah menulis agar bisa merangkai kata. Artinya, kita bebas menulis dari sudut pandang manapun dan kapanpun tanpa memikirkan penyuntingan. Karena semakin lama rencana tanpa adanya tindakan, tidak akan membuahkan hasil yang diinginkan.

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *