Daerah  

Wamira Mart Akan Dikelola BUMD, Upaya Pemkab Pamekasan Dorong Kesejahteraan Rakyat

RETORIK.ID, Pamekasan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Madura, Jawa Timur akan terus memperbaiki menejemen atau pengelolaan warung milik rakyat (wamira) mart yang menjadi fasilitasi pemasaran usaha mikro kecil menengah (UMKM) di daerahnya.

Wakil Bupati Pamekasan, Fattah Jasin menyampaikan, pengelolaan wamira mart nantinya akan dilakukan oleh badan usaha milik daerah (BUMD) untuk memperbaiki menejemen yang berjalan selama ini. Sebab, keberadaan wamira mart untuk mendorong kesejahteraan pelaku UMKM yang sebelumnya telah mendapat pelatihan usaha gratis dari organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

“Program tersebut perlu adanya penyempurnaan baik dari sisi manajemen serta pengelolaan yang rencananya akan dikelola oleh BUMD,” katanya dalam rapat paripurna DPRD Pamekasan dengan agenda Penyampaian Jawaban Bupati Terhadap Pemandangan Umum Fraksi DPRD Mengenai Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2022, Senin (19/6/2023).

Sebagaimana diketahui, Wamira Mart merupakan fasilitasi akhir dari program sepuluh ribu pengusaha baru (sapu tangan biru) sebagai salah satu program prioritas Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam. Masyarakat mendapat pelatihan usaha gratis, bantuan alat produksi, pinjaman modal dengan bunga nol persen, hingga fasilitasi pemasaran.

Fasilitas pemasaran dilakukan dengan dua cara, pertama pelatihan marketing online yang bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, kedua fasilitasi offline melalui program wamira mart tersebut. Pemkab Pamekasan bekerja sama dengan toko milik masyarakat yang dibranding sebagai toko yang lebih representatif. Syaratnya, 60 persen menjual produk UMKM yang sebelumnya telah dilatih tersebut.

“Kami sampaikan bahwa Program Wirausaha Baru (WUB) merupakan program prioritas daerah Kabupaten Pamekasan. Adapun Capaian Wira Usaha Baru yang telah dilatih dan didampingi sampai saat ini telah mencapai 8.016 Wira Usaha Baru dari target 10.000 Wira Usaha Baru dan akan dituntaskan pada tahun ini,” tandasnya.

Dia mengungkapkan, pihaknya tetap melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM yang sebelumnya mendapat pelatihan, termasuk kepada mereka yang usahanya tidak berkembang. Mengingat, tujuan utama adanya program WUB untuk mendorong peningkatan ekonomi warga melalui usaha bisnis sesuai bidangnya masing-masing.

“Program program lainnya kedepan terus kami rancang dan kami laksanakan, untuk mendorong perekonomian masyarakat tumbuh kembali sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terwujud,” pungkasnya.

Print Friendly, PDF & Email