Daerah  

64 CPNS Pamekasan Resmi Jadi PNS, Bupati Kholilurrahman: Ini Awal Tanggung Jawab

RETORIK.ID, Pamekasan – Bupati Pamekasan Kholilurrahman menegaskan bahwa pengangkatan menjadi pegawai negeri sipil (PNS) bukanlah akhir dari perjalanan seorang aparatur, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pesan itu disampaikan Kholilurrahman saat mengambil sumpah 64 calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang resmi menjadi PNS di Mandhapa Aghung Ronggosukowati, Senin (24/8/2026).

Dalam agenda yang sama, Pemkab Pamekasan juga menyerahkan petikan surat keputusan kepada 57 CPNS di lingkungan pemerintah daerah setempat.

Kholilurrahman mengatakan, sumpah PNS yang diucapkan bukan sekadar seremoni atau perubahan status kepegawaian. Lebih dari itu, sumpah tersebut merupakan ikrar untuk mengabdikan diri kepada bangsa, negara, dan masyarakat.

“Saya ingin mengingatkan bahwa pengangkatan kalian sebagai PNS bukanlah akhir dari sebuah perjuangan. Justru hari ini merupakan awal dari tanggung jawab yang sangat besar,” ujar Kholilurrahman.

Menurut dia, ekspektasi masyarakat terhadap aparatur pemerintah semakin tinggi. Publik membutuhkan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, profesional, dan berkeadilan.

Karena itu, Kholilurrahman meminta para PNS tidak berhenti pada kemampuan menyampaikan janji pelayanan, tetapi harus mampu membuktikannya melalui tindakan nyata di lapangan.

“Masyarakat tidak selalu membutuhkan aparatur yang hanya pandai berbicara tentang pelayanan, tetapi tidak pernah ada action di lapangan,” tegasnya.

Pengasuh PP Matsaratul Huda Panempan itu menilai kepercayaan masyarakat harus menjadi perhatian utama setiap aparatur. Sebab, satu tindakan yang tidak profesional dapat berdampak terhadap kepercayaan publik kepada pemerintah.

“Satu tindakan yang tidak profesional dari aparatur dapat merusak kepercayaan itu sendiri,” katanya.

Kholilurrahman kemudian mengingatkan para PNS baru agar tidak menjadikan status kepegawaian sebagai tujuan akhir. Status tersebut, kata dia, harus dipandang sebagai amanah untuk memberikan pengabdian terbaik.

“Jangan menjadikan status PNS sebagai tujuan akhir. Jadikan status PNS sebagai amanah untuk memberikan pengabdian terbaik kepada nusa, bangsa, dan negara,” tandasnya.

Ia turut mengapresiasi perjuangan para CPNS yang telah melewati proses panjang hingga akhirnya resmi menjadi PNS.

Kholilurrahman berharap para aparatur baru mampu menjadi bagian terdepan dalam menghadirkan pelayanan publik yang nyata, termasuk pelayanan kesehatan yang manusiawi, profesional, serta berorientasi pada keselamatan dan kepentingan masyarakat.